Selasa, 01 Desember 2020

Literasi Box


 


Budaya literasi akan baik dilakukan sejak dini apalagi sejak usia sekolah. Karena itu saya sebagai guru merasa menanamkan budaya literasi kepada siswa adalah salah satu bentuk tanggung jawab saya sebagai guru. Salah satu yang saya lakukan dengan memperkenalkan kegiatan literasi box. Saya memberikan literasi box seminggu sekali 15 menit diawal pembelajaran sesuai dengan program literasi sekolah yang dilakukan setiap hari sebelum kegiatan pembelajaran.

 

Prosedur:

1.       Setiap pertemuan jam pelajaran bahasa Inggris, guru membawa box yang berisi novel – novel atau pun bacaan lainnya ke dalam kelas.

2.      Masing – masing siswa mengambil satu novel/buku yang ingin dibacanya, jika dipertemuan berikutnya siswa belum menyelesaikan bacaannya, boleh melanjutkan bacaan sebelumnya.

3.      Setiap kali siswa membaca, siswa mengisi buku laporan literasi yang telah sekolah sediakan.

4.      Diawal bulan, guru meminta seorang volunteer untuk memberikan review/sinopsis tentang novel/buku yang telah selesai dibacanya.

 

Sumber Foto: Dokumen Pribadi

 

 

 

#Day28NovAISEIWritingChallange

#myclassbeforepandemic

Short Movie

 



Selain sebagai media pembelajaran short movie saya gunakan juga sebagai tugas proyek tidak terstruktur dalam jangka waktu 1 – 2 bulan. Kegiatan ini mengeksplore keterampilan ICT siswa terutama dalam hal recording video dan sebagainya. Kegiatan ini diberikan kepada siswa kelas 11 di awal semester genap.

Prosedur:

1.       Guru membagi siswa kedalam kelompok besar 10 – 12 siswa.

2.      Guru menjelaskan tujuan dari kegiatan pembuatan short movie dengan genre narrative text dan menentukan tema dan bagi short movie terpilih akan di tayangkan saat acara wisuda kelas 12.

3.      Guru juga menjelaskan alur pembuatan short movie.

4.      Guru meminta siswa untuk mulai menentukan judul, membuat naskah, dan membagi tugas masing – masing anggota dikelompoknya.

5.      Guru mendampingi siswa selama penggarapan proyek short movienya.

6.      Guru bersama siswa menonton dan memberikan feedback dan memilih short movie terbaik.

 

Sumber Foto: Dokumen Pribadi

 

 

 

#Day23NovAISEIWritingChallange

#myclassbeforepandemic

Visiting Speaker/Guru Tamu

 



Di #myclassbeforepandemic saya juga menyebutnya guru tamu. Dikegiatan ini saya mengundang seseorang yang saya anggap kompeten dibidangnya dan dari pengalaman beliau siswa dapat termotivasi dan memberikan motivasi baik dalam belajar bahasa Inggris maupun untuk kehidupan masa depan nya. Kegiatan ini sangat ditunggu – tunggu siswa karena kadang saya mendatangkan guru tamu yang tidak mereka duga sebelumnya.  Seperti orang tua dari salah satu siswa, native speaker, polisi, supir taxi, penulis, bahkan guru mereka sendiri, dan profesi lainnya. Kegiatan ini dilakukan dalam waktu tertentu biasanya saya lakukan di semester awal jenjang.

 

Prosedur:

1.       Sebelum kegiatan, guru menginformasikan kepada siswa  akan ada tamu special yang akan mengunjungi kelas.

2.      Saat hari ”H” berlangsung guru mempersilahkan siswa bertanya segala hal kepada tamu special tersebut.

3.      Diakhir guru meminta siswa untuk menuliskan kesan – kesannya atau hal – hal yang menginspirasi dari tamu special tersebut.

 

Sumber Foto: CICTT Pictures. 2012

 

 

#Day22NovAISEIWritingChallange

#myclassbeforepandemic

Debat

 

Dari beberapa literature yang saya baca, debat adalah sebuah komunikasi mengungkapkan perbedaan pendapat tentang suatu isu secara adu argumentasi antara perorangan atau kelompok. Tujuan berdebat adalah untuk menyampaikan argumentasi mengenai pendapat pribadi/kelompok, dan juga mendengarkan dan menghargai pendapat yang berbeda tersebut namun bukan untuk menghasilkan kesepakatan. Nah, debat ini sering juga saya lakukan di #myclassbeforepandemic. Siswa sangat bersemangat saat melakukan debat ini. Kegiatan ini dapat mengasah critical thinking dan keterampilan siswa. Dalam berdebat sebelumnya saya sudah berdiskusi tentang materi genre teks tertentu (Analytical dan Discussion Text).

 

Prosedur:

Karena debat di #myclassbeforepandemic bukan sebagai ajang perlombaan, saya agak sedikit bergeser dari beberapa aturan debat sesungguhnya seperti jumlah siswa dalam grup dan penentuan “speaker” dikarenakan kelas yang saya bimbing merupakan kelas gemuk dengan jumlah siswa rata – rata 40 siswa.

1.       Sebelum kegiatan, guru membagi siswa kedalam kelompok  6 - 7 orang heterogen.

2.      Guru meminta siswa untuk menentukan siapa saja yang akan jadi 3 org speaker, sisanya menjadi tim pendukung yang akan membantu saat research.

3.      Guru menuliskan beberapa mosi yang berhubungan dengan materi yang dibahas.

4.      Guru mengundi 2 kelompok/tim untuk menentukan tim affirmative ataukah negative.

5.      Debat dilakukan dengan guru sebagai juri utama, dan beberapa siswa sebagai juri.

6.      Guru membatasi waktu berdebat hanya 7 – 10 menit.

 

Sumber: Wia Cuwiarsih. Debat Bahasa Inggris. 2016. Penerbit: Diandra Kreatif : Anggota IKAPI Yogyakarta.

Sumber Foto: www.google.com

 

#Day21NovAISEIWritingChallange

#myclassbeforepandemic

Kunjungan Pendidikan

 



Seperti kegiatan belajar menyenangkan diluar sekolah, belajar sambil mengunjungi tempat tertentupun sangat siswa senangi, tidak perlu mahal cukup ke tempat tempat yang dekat dengan sekolah. Contohnya seperti saat saya meminta siswa secara berkelompok untuk mengunjungi museum, tempat bersejarah, tempat wisata, atau tempat – tempat lain disekitar lingkungan sekolah. Kegiatan ini dapat sebagai kegiatan di terapkan untuk beberapa materi mata pelajaran bahasa Inggris. Kali ini saya terapkan untuk materi Recount Text kelas 10 jenjang SMA. Tugas yang diberikan merupakan tugas tidak terstruktur selama 1 minggu.

Prosedur:

1.       Sebelum kegiatan, guru dan siswa sudah berdiskusi tentas materi “Recount Text”.

2.      Guru membagi siswa kedalam kelompok  4 – 6 orang heterogen.

3.      Guru meminta siswa untuk mengunjungi tempat – tempat tertentu yang dekat dengan sekolah.

4.      Guru menjelaskan tugas yang akan dilakukan siswa yaitu menuliskan pengalaman mereka saat berkunjung ketempat tersebut.

5.      Setelah semua kelompok mengumpulkan tugasnya, guru meminta siswa untuk membaca tulisan kelompok temannya dan memberikan feedback.

 

Sumber Gambar : www.google.com

 


 

#Day20NovAISEIWritingChallange

#myclassbeforepandemic

Senin, 30 November 2020

Video Dokumenter

 



Kegiatan ini merupakan kegiatan penugasan tidak terstruktur dimana siswa melakukan pendalaman materi pembelajaran berdasarkan penugasan yang diberikan oleh guru dengan jangka waktu penyelesaian tertentu, saya memberikan waktu penyelesaian dikegiatan ini selama 1 bulan dan pengumpulan tugasnya tidak selalu sama, jika siswa mampu lebih cepat mengumpulkan bisa mengumpulkan terlebih dahulu atau sebaliknya asalkan sesuai dengan jangka waktu yang diberikan guru. Bentuk tugas yang diberikan berupa tugas proyek atau tugas kelompok/group.

 

Prosedur:

1.       Sebelum kegiatan, guru dan siswa sudah berdiskusi tentas materi “Newsitem Text”.

2.      Guru membagi siswa kedalam kelompok  4 – 6 orang heterogen.

3.      Guru menjelaskan dan memberi contoh tentang proyek pembuatan video dokumenter berhubungan dengan teks newsitem yang sudah dibahasberupa berita – berita aktual.

4.      Masing – masing kelompok mulai mengerjakan video dokumenternya dan meyelesaikan proyek videonya. Jika ada kelompok yang sudah dapat menyelesaikan sebelum waktunya, kelompok tersebut dapat menyerahkan video nya kepada guru.

5.      Guru dan siswa bersama – sama menonton video yang telah dibuat dan memberikan feedback untuk masing – masing video yang di buat temannya.

 

Sumber Gambar : www.google.com

 

 

 

#Day19NovAISEIWritingChallange

#myclassbeforepandemic

Belajar di luar kelas

 

Siswa belajar dalam ruang kelas di sekolah itu biasa, belajar di laboratorium juga biasa dilakukan untuk beberapa mapel tertentu. Namun selain kedua tempat belajar tersebut, guru juga perlu sesekali mengajak siswa untuk belajar di luar ruangan, bisa hanya keluar kelas dan belajar di area sekolah, ke museum, gedung pemerintahan (DPR, MPR, BEJ, dll), bazar, mall, ataupun tempat lainnya yang dapat men encourage siswa dalam belajar di luar ruang kelas. Salah satu kegiatan yang pernah saya lakukan adalah belajar di luar runag kelas dan dihalaman sekolah, murah tapi menyenangkan. Kegiatan ini saya terapkan untuk materi Descriptive Text kelas 11 jenjang SMA.

 

Prosedur:

1.       Sebelum kegiatan, guru dan siswa sudah berdiskusi tentas materi “Descriptive text”.

2.      Guru membagi siswa kedalam kelompok  4 – 6 orang heterogen.

3.      Kemudian guru mengajak siswa keluar ruang kelas dan meminta siswa untuk mengamati area sekolah.

4.      Guru meminta siswa menentukan satu spot (mushola, lab, perpustakaan, kantin, taman, toilet, lapangan, dll) yang ada di area sekolah untuk mereka tulis dekripsinya.

5.      Dengan bimbingan guru siswa berdiskusi dan menulis teks deskripsi tentang spot yang telah merekan tentukan. Masih dilakukan di luar ruang kelas.

6.      Setelah selesai, guru meminta siswa untuk mempresentasikan teks nya didepan kelas. Jika waktu tidak cukup, kegiatan ini dapat dilakukan dipertemuan berikutnya.

 

Sumber Gambar : www.google.com

 

 

 

 

 

 

#Day18NovAISEIWritingChallange

#myclassbeforepandemic

Syair dari kata unik Bahasa Indonesia

Bahasa Indonesia memeliki kata-kata unik dan menarik yang jarang di gunakan dalam percakapan sehari-hari. Jika di rangkai dengan kata yang u...